Beranda » Wisata Alam » Air Terjun Lembah Anai

Air Terjun Lembah Anai


Selasa, 04 Juni 2013 - 11:46:39 WIB | Wisata Alam | 498 pembaca



Air Terjun Lembah Anai mengalir cukup deras dari ketinggian lereng tebing rimbun di sebelah kiri tepian jalan Padang – Bukittinggi yang berkelok dan berpemandangan indah, pada sekitar GPS: -0.483661, 100.338440. Kendaraan pengunjung bisa leluasa diparkir di tepian jalan, beberapa meter sebelum jalan masuk ke Air Terjun Lembah Anai ini.

Alih-alih masuk ke kawasan Air Terjun Lembah Anai, saya menyusur rel kereta api yang berada di seberang Air Terjun Lembah Anai, berharap bisa mendapatkan sudut pandang yang baik. Sayang hujan turun cukup deras tidak lama setelah kami tiba di Air Terjun Lembah Anai ini, sehingga terpaksa buru-buru kembali ke dalam mobil dan melanjutkan perjalanan.

Air Terjun Lembah Anai yang berada tepat di ujung sebuah kelokan jalan Padang – Bukittinggi sudah terlihat dari kejauhan, karena letaknya yang terbuka, ketinggiannya yang mencapai sekitar 40 m, dan kucuran airnya yang cukup deras mengalir dari atas tebing.

Beberapa pengunjung tampak berdiri bergerombol di depan tangga masuk ke dalam kawasan Air Terjun Lembah Anai. Sebuah papan peringatan memberitahukan pengunjung agar tidak lewat jalan raya dan jembatan untuk berkunjung ke Air Terjun Lembah Anai, tampaknya karena lalu lintas kendaraan yang padat sehingga bisa menimbulkan hal yang tidak diinginkan.

Puncak Air Terjun Lembah Anai yang aliran airnya berasal dari Gunung Singgalang (2,877 m), sebuah gunung yang sudah tidak aktif lagi dan kaya akan kandungan air. Dari Singgalang, airnya mengalir melewati kawasan hutan lindung Cagar Alam Lembah Anai yang subur.

Sebuah kolam berukuran cukup besar terbentuk di dasar Air Terjun Lembah Anai. Tidak diketahui seberapa dalam kolam Air Terjun Lembah Anai ini. Melihat Air Terjun Lembah Anai yang mengalir jernih pada waktu dimana hujan masih sering turun, bisa merupakan indikasi bahwa bagian hulu sungainya masih cukup terjaga dengan baik.

Jalan kereta api dengan rel bergerigi di bagian tengahnya, berada di seberang Air Terjun Lembah Anai, dibangun pada 1881 oleh Belanda sebagai jalur pengangkut batubara dari Sawahlunto ke Emma Haven (Pelabuhan Teluk Bayur) di Padang sepanjang 155,5 km. Melihat rerumputan yang tumbuh, tampaknya rel ini sudah tidak dilewati selama beberapa waktu, meskipun kabarnya jalur kereta ini telah dijadikan jalur untuk kereta wisata. (http://thearoengbinangproject.com)







Belum ada Komentar

Isi Komentar








Site Sponsors

Twitter Updates

Popular Articles

Facebook Like

Instagram

Instagram

Site Sponsors