Beranda » Wisata Misteri » Gunung Padang dan Misteri Makam Siti Nurbaya

Gunung Padang dan Misteri Makam Siti Nurbaya


Selasa, 30 April 2013 - 08:57:10 WIB | Wisata Misteri | 1839 pembaca



Gunung Padang atau disebut taman Siti Nurbaya merupakan sebuah bukit kecil setinggi 400 meter dari permukaan air laut. Penyebutan gunuang oleh masyarakat Padang mungkin karena kota Padang tidak memiliki gunung, sehingga bukitpun disebut gunung.

Dalam perjalanan menuju puncak melihat beberapa bangunan mirip bunker pertahanan, bunker ini dibuat semasa penjajahan Jepang di Padang. Bunker yang berukuran lebih besar di dalamnya terdapat sebuah meriam dengan ukuran besar, Meriam ini dulu dipakai untuk menghalau musuh yang mencoba masuk ke Padang.

Jalanan mulai sempit dan menanjak pepohonan semakin rimbun, Semakin ke atas jalanan semakin menanjak, Suara burung dan serangga hutan. Pemandangan berganti menjadi seperti di hutan rimba, pegangan tangga di sisi kanan sebagian mulai rusak harus berhati-hati melangkah.

Total waktu yang perlukan untuk mendaki dari gapura masuk ke puncak adalah 20 (dua puluh) menit. Puncak gunung Padang inilah yang disebut sebagai Taman Siti Nurbaya. Dari atas puncak tampak pemandangan sebagian pesisir kota Padang, tepi laut dan gunung Talang.

Di sisi yang lain terbentang samudera Hindia dan pantai air Manis, di depan pantai air Manis terdapat dua buah pulau yang dikenal dengan nama pulau Pisang Ketek (kecil) dan pulau Pisang Gadang (besar).

Pepohonan yang rindang, angin sepoi-sepoi dan panorama yang indah.  Fasilitas penunjang disini juga cukup lengkap. Ada toilet umum yang cukup bersih. 

Untuk menuju makam harus melewati sebuah lubang berupa celah sempit di antar 2 (dua) buah batu besar. kita harus membungkuk untuk melewatinya. Makam Siti Nurbaya berada di bawah lindungan batu sangat besar yang berfungsi sebagai dinding dan atap makam.

Makamnya sendiri berupa batu nisan berwarna putih dan ditutupi kain berwarna putih dan biru, kondisi sekitar makam cukup remang-remang karena minim cahaya matahari suasananya cukup mistik. Makam ini dilarang untuk dipotret karena ada tulisannya peringatan untuk dilarang berfoto-foto di makam tersebut.

Makam ini sampai sekarang masih diperdebatkan masyarakat Padang, banyak yang tidak mempercayai kebenaran makam di puncak gunung Padang adalah makam Siti Nurbaya karena cerita Siti Nurbaya adalah kisah fiksi. Sementara yang lainnya yakin bahwa kisah Siti Nurbaya diangkat dari kisah nyata.

Menurut beberapa sumber yang kami dapat di internet, makam Siti Nurbaya sering dikunjungi oleh kalangan tertentu untuk memperoleh kekayaan secara instan. Pengunjung dilarang berbuat kurang terpuji dan berkata kotor di sekitar makam ini karena kabarnya makam ini konon ditunggui oleh beberapa makhluk halus yang perwujudannya sangat menyeramkan.

Terlepas dari kisah mistiknya, masyarakat sekitar gunung Padang menganggap gunung Padang memiliki tuah. Gunung ini tidak mengalami kerusakan sama sekali setiap bencana alam menghantam kota Padang. (SutanMudo)







Belum ada Komentar

Isi Komentar








Site Sponsors

Twitter Updates

Popular Articles

Facebook Like

Instagram

Instagram

Site Sponsors